Widget HTML Atas

Niat Puasa Syawal dan Qadha Setelah Lebaran

Niat Puasa Syawal dan Qadha Setelah Lebaran

Keutamaan Puasa Syawal Setelah Bulan Ramadan

Setelah bulan Ramadan, umat Muslim tidak diperintahkan untuk berhenti mengumpulkan amal. Bulan Syawal merupakan bulan yang diberkahi, penuh ketaatan, dan menjadi awal pelaksanaan ibadah haji. Pada masa ini, bagi mereka yang tidak sedang menjalankan ibadah haji, dianjurkan untuk memanen pahala dengan berpuasa selama kurang lebih 6 hari.

Ibadah Sunnah di Bulan Syawal

Ada beberapa ibadah sunnah yang ditekankan untuk dilakukan setelah bulan Ramadan berlalu, salah satunya adalah puasa Syawal. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh.” (HR Muslim).

Diriwayatkan pula dari Thawban bahwa Nabi SAW mengatakan, yang artinya:

“Puasa Ramadhan seperti menjalankan puasa sepuluh bulan. Puasa enam hari Syawal seperti menjalankan puasa dua bulan. Kebersamaan ini seperti puasa sepanjang tahun.” (Sahih Ibn Khuzaymah (2115) dan Sunan al-Nasa’i al-Kubra (2860)).

Bulan Syawal memiliki keutamaan yang besar dalam hal pahala dan kesempatan untuk melanjutkan amal baik yang sudah dilakukan selama Ramadan. Namun, bagi umat Islam yang masih memiliki utang puasa Ramadan, sebaiknya melunasinya terlebih dahulu sebelum menjalankan puasa Syawal.

Hukum Puasa Syawal dengan Utang Puasa

Dalam kitab Syarah Al-Lu'lu Wa Al-Marjan, disebutkan bahwa tidak boleh melaksanakan puasa Syawal sebelum melaksanakan qodho puasa. Seorang muslim yang memiliki tanggung jawab untuk mengganti puasa Ramadan, maka dianjurkan untuk segera melakukan puasa qadha. Prioritas dalam menjalankan kewajiban agama sangat penting dalam Islam. Jika seseorang mendahulukan puasa sunah Syawal daripada puasa qadha Ramadan, maka sama saja mendahulukan yang sunah daripada yang wajib.

Meski demikian, masih ada perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait hal ini. Sebagian yang lain memperbolehkan mengakhirkan puasa qadha dan melaksanakan puasa Syawal terlebih dahulu. Para ulama yang menyatakan pendapat ini berhujjah dengan hadits Aisyah RA berikut,

كَانَ يَكُونُ عَلَىَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِىَ إِلاَّ فِى شَعْبَانَ
Artinya: "Aku dahulu punya kewajiban puasa Ramadan dan aku tidak bisa membayar utang puasa tersebut kecuali pada bulan Syakban." (HR Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud)

Kapan Bisa Melaksanakan Puasa Syawal

Mengerjakan puasa sunnah Syawal boleh dilakukan secara berturut-turut dan juga terpisah. Menurut Imam Syafi'i dan Imam Hanbali, diutamakan dilakukan secara berurutan. Sementara menurut Imam Maliki dan Imam Hanafi berpendapat pelaksanaan puasa ini disunnahkan tidak berurutan atau dua hari setiap satu pekan.

Puasa sunnah dapat dilakukan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri yakni pada tanggal 2 Syawal. Kenapa tidak tanggal 1 Syawal? Sebab, tanggal tersebut merupakan hari raya yang di mana adanya larangan berpuasa pada hari tersebut.

Niat Puasa Syawal

Membaca niat puasa Syawal sama seperti niat puasa pada umumnya, dimulai malam hari hingga terbitnya fajar. Namun, ada kebolehan untuk mengucapkan niat pada siang hari apabila lupa. Berikut ini bacaan niatnya:

  1. Niat Puasa Syawal Malam Hari
    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
    Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ.
    Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT,"

  2. Bacaan Niat Puasa Syawal Pagi Hari
    نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
    Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ.
    Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT,"

Pahala Puasa Syawal 6 Hari

Bagi muslim yang berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal akan mendapat pahala puasa setahun penuh sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadis sahih berikut ini:

"Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadan lalu ia mengiringi dengan berpuasa selama enam hari di bulan Syawal maka ia seperti berpuasa setahun," (HR. Muslim).

Keutamaan Puasa Syawal

Berikut rangkuman keutamaan puasa Syawal:

  1. Membiasakan Diri untuk Berpuasa
    Menunaikan ibadah puasa Syawal menjadi salah satu langkah membiasakan diri tetap berpuasa setelah Ramadan berakhir.

  2. Tanda Syukur Kepada Allah
    Salah satu keutamaan berpuasa di bulan Syawal adalah tanda rasa syukur kepada Allah SWT karena telah berhasil melalui bulan Ramadan.

  3. Ibadah yang Dilakukan Pada Ramadan tidak Terputus
    Selesainya bulan Ramadan bukan menjadi pertanda ibadah yang dilakukan terhenti.

  4. Penyempurna Ibadah Wajib
    Alasan dianjurkannya puasa Syawal karena dapat menyempurnakan kekurangan dalam menjalankan ibadah wajib seperti puasa Ramadan.


No comments for "Niat Puasa Syawal dan Qadha Setelah Lebaran"