Materi Kedua
Element Laris Manis
Ketemu lagi ya.
Kita masih belajar bagaimana caranya menjual dalam jumlah banyak. .
Jika di materi tadi pagi kita belajar bahwa Laris adalah Akibat, maka kali ini kita akan belajar hal yang lebih teknis.
Tapi sebelum masuk ke materinya, pahami baik-baik ya bahwa laris tidak muncul tiba-tiba.
Jika Anda baru mulai menjual sesuatu, jangan berkhayal orang lain akan langsung mengantri.
Bisnis itu butuh proses.
Mungkin awalnya laku belasan.
Naik kepuluhan.
Kemudian ratusan.
Sampai akhirnya ribuan atau diatas itu.
Mentalnya pengusaha adalah mental berproses.
Kalau mau yang instan-instan, rebus saja mie instan atau seduh kopi instan hehe. .
Guru Saya mengatakan. .
"Jualan laris itu prinsipnya seperti menanam"
Jika kita fokus ke sebabnya, maka hasil akan mengikuti dengan sendirinya.
Jangan mengejar hasil, karena semakin di kejar, hasil akan semakin menjauh.
Sebaliknya,
Fokus saja ke sebab, nanti hasil akan mendekat. .
Jadi, berapapun target penjualan yang Anda inginkan.
Cobalah fokus ke penyebabnya. .
Dan seperti materi yang Saya kirimkan tadi pagi.
Agar Anda mampu menjual lebih banyak, ada rumusnya.
Rumusnya adalah (TP) x (XF) x (JP)
Rumus diatas adalah penyebabnya. .
Nah, sekarang kita akan bedah rumusnya. .
Variabel pertama agar jualan laris adalah (TP)
TP artinya adalah Target Pasar
Atau lebih detailnya adalah Target Pasar yang tepat.
Mungkin Anda pernah menjual sesuatu, tapi dicueki.
Posting di Facebook yang respon gak ada. .
Jualan di Instagram, hasilnya sepi. .
Kirim pesan di WA atau BBM, gak ada yang balas . .
Hasilnya. . Tidak ada satupun produk yang terjual.
Anehnya,
Mau berapa kalipun diulang.
Hasilnya sama saja.
Tidak ada peningkatan jualan.
Lantas kenapa hal ini bisa terjadi??
Ada banyak sebab yang bisa menjelaskan tentang hal tersebut.
Tetapi ada satu alasan yang terkuat kenapa hal itu bisa terjadi.
Ketika jualan dicueki, jawabannya adalah karena penjualnya menawarkan produknya ke Target Pasar yang salah
Ya, banyak sekali orang yang gagal menjual produknya karena bermasalah dengan hal ini.
Jangan berfikir produk kita itu cocok untuk semua orang.
Itu adalah kesalahan FATAL
Setiap produk, itu diciptakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang SPESIFIK
Setiap produk, punya karakter pembeli yang berbeda-beda. .
Sekedar cerita. . .
Salah satu produk yang Saya jual adalah Buku dan Kursus Online, nah saya tidak bisa menjualnya kesembarangan orang.
Saya hanya bisa menjualnya ke orang yang ingin hidupnya semakin baik. .
Apa yang terjadi ketika saya menjual ke sembarangan orang?
Ya rentan terhadap penolakan, kalaupun promosi kemungkinan besar akan dicueki, hehe.
Produk Saya punya Target pasar spesifik.
Sama, produk Anda juga seperti itu.
SETIAP PRODUK, PUNYA PEMBELI YANG BERBEDA-BEDA
Tugas kita sebagai penjual adalah MENEMUKAN MEREKA
Bisa dikatakan, penjual itu seperti biro jodoh.
Tugasnya hanya mempertemukan produk dengan target pasarnya. .
Di beli atau tidak, ya itu urusan nanti, hehe
Tapi kalau produk disodorkan ke bukan target pasarnya, maka bisa di pastikan jualannya akan bermasalah. .
Jadi, jangan asal promosi ke sembarangan orang. .
Jualah produk Anda ke Target pasarnya. .
Target pasar adalah orang yang mungkin tertarik dengan produk kita, mungkin butuh produk kita dan punya kemungkinan besar untuk membeli.
Sekali lagi, tugas penjual adalah menemukan target pasar yang akan cocok dengan produknya.
Ngomong-ngomong soal menemukan, untuk menemukan sesuatu, maka terlebih dahulu kita harus tahu apa yang kita cari. .
Jadi jika Anda ingin menemukan Target Pasar Anda, maka pertama-tama Anda harus mengetahui siapa mereka. .
Bagaimana caranya mengetahui siapa mereka?
Beruntunglah Anda ikut program ini, karena Saya akan beritahu caranya. .
Untuk mengetahui siapa target pasar Anda bisa menggunakan 2 cara. .
Cara Pertama adalah PROFILING
Cara Kedua adalah REPROFILING
Cara pertama profiling, artinya mendeskripsikan target pasar kita berdasarkan analisa pribadi. .
Ya, jadi Anda mengira-ngira siapa target pasarnya.
Nah, agar deskripsinya tidak melebar.
Anda bisa jawab pertanyaan di bawah ini
1. Usia Target pasar Anda? Belasan? Puluhan? 17 sampai 35 tahun misal? Atau berapa? Nilainya harus spesifik
2. Jenis kelamin mereka? Apakah laki-laki? Perempuan? Atau produk Anda cocok untuk keduanya?
3. Profesi? Pelajar? Pekerja? Pengusaha? Pengangguran? Sarjana?
4. Status pernikahan? Single? Sudah kawin?
5. Apa hobby mereka? Aktivitas yang mereka lakukan saat senggang?
6. Apa hal yang diminati mereka? Yang membuat mereka tertarik?
7. Siapa tokoh yang mereka kagumi? Artist? Motivator? Penulis?
8. Apa social medi Favorite mereka? Facebook? IG? LINE?
9. Apa aplikasi chatting favorite mereka? BBM? WA?
10. Dimana Anda bisa menemukan mereka? Grup tertentu? Komunitas tertentu? Fanpage tertentu? Wilayah tertentu?
Sebenarnya untuk melakukan profiling, masih ada pertanyaan lainnya.
Hanya saja, 10 pertanyaan diatas sudah bisa membantu Anda menentukan "Siapa" target pasar yang Anda bidik. .
Tinggal pikirkan bagaimana caranya Target pasar Anda mau datang ke bisnis Anda.
Untuk menjawab pertanyaan diatas, Anda terlebih dahulu harus paham produk yang Anda jual.
Karena prinsipnya, semakin Anda mengenal produk Anda, semakin Anda kenal dengan Target pasar Anda
Perlu diketahui, karena cara pertama hanya mengandalkan analisa saja, maka kemungkinan besar analisa bisa salah.
Oleh karena itu, jangan terpatok pada analisa pertama Anda.
Sewaktu-waktu, lakukan profiling ulang agar bidikan target pasar Anda semakin tepat
Cara kedua untuk tahu siapa Target pasar Anda, adalah dengan cara Reprofiling.
Jika dilihat dari segi keakuratan.
Maka cara kedua ini lebih akurat.
Nah, bagaimana caranya?
Begini langkahnya. .
1. Surveylah pembeli lama Anda. .
2. Jawab 10 pertanyaan tentang profiling diatas berdasarkan data pembeli lama Anda.
3. Mayoritas data yang muncul, adalah Target pasar Anda. .
Misal pertanyaan nomor 9, aplikasi yang sering mereka gunakan untuk chat mayoritas menjawab adalah WA, itu artinya WA adalah jawabannya.
Begitu ya.
Sekali lagi,
Tentukan siapa Target pasar Anda, sebelum mulai mempromosikan produk yang Anda miliki.
Jangan berfikir semua orang akan membeli karena itu adalah sebuah kesalahan Fatal.
Semua orang bukan konsumen kita.
Produk kita punya target pasar spesifik.
Saya perlu tekankan.
Jualan ke orang yang bukan target pasarnya, itu hanya berakhir Capek.. hehe.
Jadi jangan di coba, Hemat tenaga Anda dengan cara tawarkan produk Anda ke target pasarnya.
Lalu apa yang perlu Anda lakukan sekarang?
Pertama tentu saja mendeskripsikan siapa Target pasar Anda.
Setelah itu. .
Jika Anda jualan di facebook, isi temannya dengan Target pasar Anda.
Jika Anda jualan di Instagram, isi followernya dengan Target pasar Anda.
Jika Anda jualan di BBM, isi temannya dengan Target pasar Anda.
Jika Anda jualan di WA, isi kontaknya dengan Target pasar Anda.
Jika Anda jualan di LINE@, isi pengikutnya dengan Target pasar Anda.
Jika Anda jualan di email, isi subscribernya dengan Target pasar Anda.
Jika Anda jualan di Web, datangkan target pasar Anda ke web tersebut.
Jika Anda jualan dengan cara Offline, taruh toko Anda di sekitar target pasar Anda lalu lalang. .
Lakukan hal diatas, dan rasakan perubahannya ke penjualan Anda.
Ngomong-ngomong, mau tau gak cara mengisi teman Facebook kita dengan Target pasar?
Kalau Anda tahu caranya, maka jualan di Facebook akan lebih mudah lho. .
Mau tau?
Balas pesan ini dengan MAUUUUUU
Nanti, saya beritahu Rahasianya GRATIS ke mereka yang balas pesan ini. . Hehe
Sip?
Saat belajar kita interaktif ya.
Jadi ketika Anda respon, artinya Saya tahu Anda menyimak.
Dan dengan begitu, ilmunya mudah-mudahan cepat masuk.
Jadi, Balas pesan ini dengan MAUUUUUU
Nanti, saya beritahu Rahasianya mengisi teman Facebook Anda dengan Target pasar.
Sampai ketemu di materi ke 3 besok pagi ya.
Oke,
Sebenarnya, ada banyak cara untuk mengisi teman Facebook kita dengan Target pasar.
Saya share 1 cara paling mudahnya ya. .
Pertama tentukan Grup, Fanpage, atau Akun yang kemungkinan diisi oleh target pasar Anda.
Misal yang Anda jual makanan kucing, maka carilah Grup, Fanpage atau Akun yang berhubungan dengan kucing. Karena kemungkinan besar Target pasar Anda ada disana.
Sebisa mungkin cari sebanyak-banyaknya Grup, Fanpage dan Akunnya, jangan hanya 1 saja.
Setelah dapat, cek orang-orang yang aktif di postingan.
Aktif maksudnya orang tersebut like, komen, atau share.
Nah, invite orang-orang yang melakukan like, komen atau share itu. .
Yang jadi catatan, invitenya 50 orang perhari ya.
Jika diatas itu maka efeknya negatif ke akun kita.
Akun kita bisa di blokir oleh Facebook. .
Lakukan hal diatas setiap hari agar Target pasar yang bisa Anda jangkau bertambah. .
Suatu saat, jika permintaan Anda menumpuk, maka Anda tidak bisa lagi invite teman.
Agar tidak terjadi seperti itu, sesekali masuk ke link ini
http://m.facebook.com/friends/center/requests/outgoing
Lalu batalkan permintaan pertemanan orang-orang yang belum menerima request pertemanan Anda.
Silahkan dicoba ya. .
Invite target pasar Anda 50 orang perhari.
Dan sesekali, buka linknya untuk membatalkan request ke orang yang belum menerima permintaan pertemanan Anda.
Sampai ketemu di materi lainnya.
Selalu buka pesan dari Saya ya
Element Laris Manis
November 08, 2018