Berikut adalah riwayat jabatan Saepul Bahri sebagai Bupati Purwakarta yang diangkat oleh Prabowo Subianto.
Berdasarkan hasil pleno KPU RI, pasangan Saepul Bahri - Abang Ijo Hapidin meraih 251.998 suara dalam pemilihan kepala daerah Purwakarta tahun 2024.
Berdasarkan informasi dari beberapa referensi, berikut adalah catatan perjalanan Saepul Bahri.
Riwayat Karir Aris Suharyanta - Wabup Terpilih Bantul yang Diangkat oleh Prabowo, Berikut Perjalanan Kariernya
Warga Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pasti sudah tak asing lagi dengan figur Saepul Bahri.
Partisipasi Sapul Bahri dalam beragam organisasi mendekatkan dirinya kepada warga Kabupaten Purwakarta.
Ternyata, Saepul Bahri menempati posisi strategis dalam beberapa organisasi, termasuk sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Cabang Purwakarta dari tahun 2004 hingga 2007.
Lelaki yang biasa dipanggil Om Zein tersebut sebelumnya juga sempat menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Purwakarta.
Berdasarkan persediaan yang dimilikinya itu, Saepul Bahri akan lebih cepat menarik perhatian warga Kabupaten Purwakarta dalam pemilihan kepala daerah tahun 2024.
Kehidupan Pribadi
Menurut temuan Tribunnews, Saepul Bahri Binzein dilahirkan di Subang, Jawa Barat pada tanggal 14 Agustus 1972.
Pada saat ini, umurnya sudah mencapai 53 tahun.
Pendidikan
Saepul Bahri Binzein memulai studinya di SDN Simpar 2 pada tahun 1980 dan berakhir pada 1986 untuk mendapatkan pendidikan awalnya.
Setelah tamat sekolah dasar, dia meneruskan studi ke tingkat menengah pertamanya di MTs Matlaul Anwar pada tahun 1986 dan berhasil mengakhirinya pada 1989.
Gelora belajarnya terus berlanjut hingga ke jenjang Madrasah Aliyah di MAN Subang, tempat dia mengenyam pendidikan dari tahun 1989 sampai 1992.
Tak hanya sampai di situ, Saepul Bahri Binzein pun meneruskan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi dengan mengenyam ilmu di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Huda, tempat dia berhasil merampungkan studinya pada tahun 1997.
Riwayat Pendidikan
S1 di STAI Miftahul Huda (1992-1997)
MAN Subang (1989-1992)
MTs Matlaul Anwar (1986-1989)
SDN Simpar 2 (1980-1986)
Karier
Saepul Bahri Binzein mengawali kariernya sebagai dosen di bidang Ilmu Politik, sebelum akhirnya beralih ke ranah politik praktis.
Dia memulai karir politiknya sebagai anggota DPRD Purwakarta dan berhasil terpilih menjadi ketua komisi pendidikan dalam tubuh tersebut.
Pak Zein sukses memperbaiki mutu pembelajaran dalam wilayahnya dengan mengimplementasikan sejumlah keputusan yang kreatif.
Seperti gayung menyentuh selaunya, karena performa dan capaiannya tersebut, beberapa partai politik mulai memperhatikan dan mendaftarkan laki-laki yang lahir di Subang itu sebagai calon dalam pemilihan kepala daerah atau pilkada tahun 2024.
Om Zein bersama dengan Abang Ijo Hapidin ikut serta dalam Pemilihan Kepala Daerah pada tahun 2024 dan secara keseluruhan berhasil dipilih sebagai Bupati-Wakil Bupati untuk Kabupaten Purwakarta yang akan menjabat dari tahun 2025 sampai 2030.
Riwayat Organisasi
Dewan Pertimbangan APDESI (2022-2024)
Dewan Kehormatan HIPMI (2022-2024)
Dewan Ahli MD KAHMI (2023-2024)
Majelis Pertimbangan Karang Taruna Indonesia (2021-2024)
Ketua GAPENSI (2013-2018)
Ketua KNPI (2004-2007)
Sekertaris HMI (1994-1995)
Terkena Serangan Jantung
Sebelumnya, berita mengatakan bahwa Saepul Bahri Binzein menderita serangan jantung.
Bupati yang baru terpilih di Purwakarta tersebut dikirim darurat ke Rumah Sakit Advent Bandung guna menerima pengobatan.
Menurut laporan dari TribunJabar.id, insiden tersebut terjadi setelah Om Zein menyambut keluarga Dita yang sedang berurusan dengan kesulitan finansial karena tersandera oleh pinjaman bank Emok.
Pada saat tersebut, Budi yang bertindak sebagai suami Dita mengunjungi Om Zein di tempat tinggalnya di daerah Kecamatan Pondok Salam, Kabupaten Purwakarta pada hari Kamis, 2 Januari 2024.
Budi berencana untuk mengajukan permohonan bantuan dalam mengatasi masalah finansialnya.
Pada rapat itu, Zein berusaha menyuguhkan sebuah jawaban dengan mengusulkan tugas ekstra buat Budi supaya dapat membayar kewajiban keluarganya.
Setelah rapat tersebut, Om Zein dicurigai mengalami serangan jantung dan harus dibawa ke rumah sakit.
Informasi tentang serangan jantung Om Zein yang beredar telah dikonfirmasi oleh keluarganya, meskipun mereka meminta untuk tidak disebutkan nama mereka.
"Ya, Om Zein saat ini sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit di Bandung," ujarnya pada hari Jumat (3/1/2024).
(/ TribunBatam.id )