Marc Klok Fokus pada Persib Setelah Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia
Marc Klok kini sepenuhnya mengalihkan fokusnya ke Persib Bandung setelah tidak masuk dalam skuad akhir Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Sebelumnya, nama pemain asal Belanda tersebut sempat tercantum dalam daftar 41 pemain yang dipanggil oleh pelatih John Herdman. Namun, pada akhirnya, ia tidak termasuk dalam 24 pemain yang akan tampil di turnamen antarkonfederasi tersebut.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terlebih karena Klok selama ini dikenal sebagai salah satu pilar penting di lini tengah Timnas Indonesia. Ia juga menjadi figur pemimpin bagi para pemain muda. Meski begitu, ia harus menerima keputusan tersebut karena tampaknya belum menjadi bagian dari rencana taktik pelatih.
Klok telah menunjukkan konsistensi tinggi bersama Persib, baik di ajang Super League maupun AFC Champions League Two (ACL 2). Sepanjang musim ini, ia telah mencatatkan 18 penampilan di Super League serta enam laga di ACL. Kendati demikian, absensinya dalam beberapa pertandingan lebih disebabkan oleh faktor cedera. Di luar itu, ia hampir selalu menjadi pilihan utama Maung Bandung.
Target Juara Ketiga Secara Beruntun
Langkah Klok kini sepenuhnya diarahkan ke kompetisi domestik. Persib masih memiliki sembilan pertandingan tersisa di putaran kedua Super League 2025-2026. Bagi Klok, seluruh laga yang tersisa tersebut memiliki bobot layaknya partai penentuan.
Usai kegagalan Persib melangkah ke perempat final ACL 2025-2026, fokus tim kini sepenuhnya diarahkan untuk mengejar gelar juara ketiga secara beruntun di Super League. Sebelumnya, Persib berhasil mengamankan dua trofi Liga 1 pada musim 2023-2024 dan 2024-2025.
Momentum tersebut ingin terus dijaga. Klok menilai setiap pertandingan harus diperlakukan sebagai laga hidup-mati demi menjaga peluang juara tetap terbuka. Saat ini, Persib berada di puncak klasemen dengan raihan 58 poin. Mereka unggul empat angka dari Borneo FC yang menempati posisi kedua.
Konsistensi sebagai Faktor Utama
Dalam waktu dekat, Klok dan rekan-rekannya akan menghadapi Semen Padang. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion H. Agus Salim, Padang, pada awal April 2026. "Kami menatap laga demi laga, terdekat melawan Semen Padang. Setiap pertandingan adalah final," ujar Marc Klok sebagaimana dikutip BolaSport.com dari laman resmi klub, Minggu (22/3/2026).
Lebih jauh, pemain kelahiran Belanda itu menegaskan bahwa fokusnya kini sepenuhnya tertuju pada Persib. Setelah tidak masuk dalam skuad final Timnas Indonesia, ia bertekad menyapu bersih poin di setiap pertandingan Super League. Menurutnya, konsistensi menjadi faktor paling krusial agar Persib mampu mewujudkan target juara ketiga secara beruntun.
Klok pun optimistis tim asuhan Bojan Hodak memiliki kapasitas untuk mengamankan gelar tersebut. Meski demikian, ia tetap menyadari bahwa persaingan di papan atas tidak akan berjalan mudah. Persija yang menjadi rival utama Persib saat ini berada di posisi ketiga dengan koleksi 52 poin. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu juga membidik gelar juara musim ini, sehingga persaingan dipastikan berlangsung ketat hingga akhir.
"Setiap pertandingan harus mendapatkan tiga poin, setiap pertandingan itu membuat kami lebih dekat dengan target," kata Marc Klok. "Saya punya pengalaman dua musim terakhir dengan situasi begini, pelatih juga begitu," tuturnya.

Klasemen Super League 2025-2026
Berikut adalah klasemen sementara Super League 2025-2026:
- Persib: 25 pertandingan, 18 menang, 4 imbang, 3 kalah, 43 gol mencetak, 14 gol kemasukan, +29, 58 poin
- Borneo FC: 25 pertandingan, 17 menang, 3 imbang, 5 kalah, 48 gol mencetak, 25 gol kemasukan, +23, 54 poin
- Persija Jakarta: 25 pertandingan, 16 menang, 4 imbang, 5 kalah, 45 gol mencetak, 22 gol kemasukan, +23, 52 poin
- Malut United: 25 pertandingan, 13 menang, 6 imbang, 6 kalah, 51 gol mencetak, 32 gol kemasukan, +19, 45 poin
- Persita: 25 pertandingan, 12 menang, 5 imbang, 8 kalah, 35 gol mencetak, 24 gol kemasukan, +11, 41 poin
- Bhayangkara FC: 25 pertandingan, 12 menang, 5 imbang, 8 kalah, 32 gol mencetak, 27 gol kemasukan, +5, 41 poin
- Persebaya: 25 pertandingan, 10 menang, 9 imbang, 6 kalah, 37 gol mencetak, 30 gol kemasukan, +7, 39 poin
- PSIM: 25 pertandingan, 9 menang, 11 imbang, 5 kalah, 35 gol mencetak, 32 gol kemasukan, +3, 38 poin
- Dewa United: 25 pertandingan, 10 menang, 4 imbang, 11 kalah, 30 gol mencetak, 31 gol kemasukan, -1, 34 poin
- Bali United: 25 pertandingan, 8 menang, 9 imbang, 8 kalah, 35 gol mencetak, 37 gol kemasukan, -2, 33 poin
- Arema FC: 25 pertandingan, 8 menang, 7 imbang, 10 kalah, 36 gol mencetak, 36 gol kemasukan, 0, 31 poin
- Persik: 25 pertandingan, 8 menang, 5 imbang, 12 kalah, 32 gol mencetak, 45 gol kemasukan, -13, 29 poin
- PSM Makasar: 25 pertandingan, 5 menang, 9 imbang, 11 kalah, 29 gol mencetak, 34 gol kemasukan, -5, 24 poin
- Persijap: 25 pertandingan, 5 menang, 6 imbang, 14 kalah, 22 gol mencetak, 41 gol kemasukan, -19, 21 poin
- Persis: 25 pertandingan, 4 menang, 8 imbang, 13 kalah, 28 gol mencetak, 44 gol kemasukan, -16, 20 poin
- Madura United: 25 pertandingan, 4 menang, 8 imbang, 13 kalah, 24 gol mencetak, 42 gol kemasukan, -18, 20 poin
- Semen Padang: 25 pertandingan, 5 menang, 5 imbang, 15 kalah, 21 gol mencetak, 41 gol kemasukan, -20, 20 poin
- PSBS Biak: 25 pertandingan, 4 menang, 6 imbang, 15 kalah, 27 gol mencetak, 53 gol kemasukan, -26, 18 poin




