Profil Lengkap Wira Arizona, Jaksa Muda yang Kini Jadi Sorotan
Wira Arizona adalah seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Karo, Sumatera Utara. Ia kini menjadi perhatian publik setelah menangani kasus terkait videografer Amsal Sitepu. Sebagai jaksa muda yang baru berkiprah selama empat tahun, ia memiliki latar belakang pendidikan hukum dari Universitas Sumatera Utara (USU).
Biodata Lengkap Wira Arizona
- Nama Lengkap: Wira Arizona, S.H.
- Tempat/Tanggal Lahir: 31 Mei 1995
- Usia: 30 tahun (per April 2026)
- Profesi: Jaksa Penuntut Umum (JPU) – Kejaksaan Negeri Karo
- Pendidikan: Lulusan Pendidikan Pembentukan Jaksa Angkatan 79 Gelombang 2 (2022), kemudian dilantik sebagai Ajun Jaksa Madya.
Perjalanan Karier dan Kiprah Profesional
Wira Arizona mulai berkiprah sebagai jaksa pada 2022 setelah menyelesaikan pendidikan pembentukan jaksa. Awalnya, ia ditempatkan di Kejari Aceh Jaya, namun penugasan utamanya tidak banyak. Pergeserannya ke Kejari Karo pada 2023 menjadi titik balik dalam kariernya.
Di Kejari Karo, ia mengambil alih beberapa perkara penting, termasuk kasus narkotika dengan terdakwa Yabes Gulo pada Mei 2023. Sejak saat itu, ia telah menangani 18 perkara pidana umum, seperti narkotika, perlindungan anak, pencurian, perjudian, penggelapan, hingga perpajakan.
Namun, yang paling mencolok adalah fokusnya pada tindak pidana korupsi. Dari Mei 2024 hingga Maret 2026, Wira sudah menangani 16 perkara Tipikor di Pengadilan Tipikor PN Medan. Beberapa kasus yang ditangani antara lain:
- Korupsi proyek video profil dan website desa.
- Korupsi penyaluran pupuk.
- Dugaan korupsi pejabat di PDAM Tirta Malem Kabupaten Karo.
- Dugaan korupsi Kusnadi, S.Hut, Kepala Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah II, terkait izin penebangan hutan Siosar pada 2022–2024.
Transparansi Harta Kekayaan
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024, Wira Arizona melaporkan total kekayaannya senilai Rp2,016 miliar. Rincian harta kekayaannya antara lain:
- Tanah dan bangunan di Tapanuli Selatan senilai Rp1 miliar.
- Tanah hasil sendiri di Kabupaten Batubara senilai Rp182 juta.
- Mobil Pajero hibah tahun 2022 senilai Rp590 juta.
- Harta bergerak lainnya Rp150 juta.
- Kas dan setara kas Rp94 juta.
Selain itu, kekayaannya naik sekitar Rp300 juta dalam setahun terakhir, menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
Sorotan Publik dan Kritik
Peran Wira Arizona dalam kasus Amsal Sitepu memicu kontroversi. Tuntutan yang diajukannya menyebut biaya editing video seharusnya Rp0, yang memicu perdebatan luas di kalangan masyarakat kreatif dan DPR RI. Akibatnya, ia bersama enam jaksa lain dari Kejari Karo diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terkait penanganan perkara tersebut.
Di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026), anggota Komisi III DPR RI Hinca menyampaikan kritik terhadap profesionalisme aparat kejaksaan. Ia menyarankan agar para jaksa yang terlibat dalam kasus ini dicopot dan disekolahkan lagi untuk meningkatkan kualitas penegakan hukum.
Perkembangan Terbaru
Meski masih berusia 30 tahun, Wira Arizona dianggap perlu mendapatkan pembinaan ulang karena dinilai belum memenuhi standar profesionalisme dalam menangani kasus-kasus kompleks. Hal ini menunjukkan bahwa tanggung jawab sebagai jaksa tidak hanya terletak pada kemampuan teknis, tetapi juga pada integritas dan etika dalam menjalankan tugas.
